Pengertian Tektonisme, Jenis dan Dampaknya

Pengertian Tektonisme – Tektonisme Pernahkan anda berkunjung ke danau singkarak ?  Danau yang terletak di kabupaten Tanah Datas dan Kabupaten Solok, Sumatera Barat ini merupakan danau yang terbentuk akibat proses tektonik (diatropisme). Tektonisme adalah tenaga yang bekerja dari dalam bumi yang mengakibatkan pergeseran dan perubahan posisi lapisan batuan baik secara horizontal dan vertical sehingga mengubah bentuk muka bumi.

Berdasarkan kecepatan gerak dan luas daerah  Gerak tektonisme dibedakan menjadi:

Pengertian Tektonisme

Pengertian Tektonisme

  • Epirogenesis adalah gerakan pada lapisan kulit bumi secara horizontal maupun vertikal akibat pengangkatan dan penurunan permukaan bumi yang terjadi sangat lambat serta meliputi wilayah yang sangat luas. Gerakan ini dibedakan menjadi gerakan Epirogenesis positif yaitu gerak turunnya permukaan bumi sehingga laut seolah-olah mengalami kenaikan. Fenome turunnya daratan terjadi di kepulauan Maluku yaitu pulau-pulai di barat daya Maluku sampai pulau Banda. Sedangkan gerakan Epirogenesis negative yaitu gerak naiknya permukaan bumi sehingga laut seolah-olah mengalami penurunan. Fenomena terngkatnya daratan terjadi di pesisir barat pulau simeuleu setelah tsunamimelanda ProvinsiAceh Darusalam pada tanggal26 Desember 2004, pulau nias dan Pulau Mega di Bengkulu hingga Pagai Selatan di Provinsi Sumatera Barat.
  • Orogenesis adalah proses pembentukan pegunungan (mountain building) atau pengangkatan kerak bumi karena tumbukan lempeng. Misalnya Pegunungan Himalaya yang memanjang di lima Negara yaitu Pakistan, India, China, Bhutan, dan Nepal

Berdasarkan bentuknya, proses tektonisme dibedakan atas patahan dan lipatan.

  • Lipatan terjadi akibat tenaga endogen yang mendatar dan bersifat liat (plastis) sehingga permukaan bumi mengalami pengerutan. Bagian yang terlipat ke atas dinamakan punggung lipatan (antiklinal), sedangkan yang melipat ke bawah dinamakan lembah lipatan (sinklinal).
  • Patahan terjadi akibat tenaga endogen yang relative cepat, baik secara vertikal maupun horizontal. Jenisjenis patahan sebagai berikut. Horst yaitu dataran yang terletak lebih tinggi dari daerah sekelilingnya, akibat dataran di sekelilingnya patah. Graben atau Slenk yaitu kenampakan dataran yang letaknya lebih rendah dari daerah di sekelilingnya, akibat dataran di sekelilingnya patah. Sesar yaitu patahan yang diakibatkan oleh gerak horizontal yang tidak frontal dan hanya sebagian saja yang bergeser. Block yaitu kumpulan pegunungan yang terdiri atas beberapa patahan.

Fenomena alam Indonesia yang terbentuk karena patahan terjadi di Graben Semangko di sepanjang Pegunungan Bukit Barisan, Sumatra. Graben sangat dalam yang disebut ngarai, Contohnya Ngarai Sianok di Sumatra Barat. Jika graben itu terisi air dan menggenang akan menciptakan sebuah danau. Misalnya, Danau Singkarak di Sumatra Barat dan Danau Tempe di Sulawesi Selatan. Sementara itu, lapisan tanah yang terangkat disebut horst yang menghasilkan kenampakan sebuah plato (dataran tinggi). Contohnya Plato Dieng di Jawa Tengah dan Plato Wonosari di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pengertian Tektonisme, Jenis dan Dampaknya | Kinasih | 4.5